Keputihan pada Wanita

Pengertian Keputihan

keputihan pada wanita Istilah “keputihan” tentu saja tidaklah asing bagi banyak orang, terutama kaum wanita. Menurut perkiraan, tiga perempat wanita di dunia pasti pernah mengalami keputihan, setidaknya sekali seumur hidup.

Keputihan atau fluor albus adalah kondisi vagina saat mengeluarkan cairan atau lendir menyerupai nanah. Keputihan tidak selamanya merupakan penyakit karena ada juga keputihan yang normal. Oleh sebab itu, keputihan dibagi menjadi dua, yaitu keputihan normal dan abnormal.

Keputihan Normal (Fisiologis)

Keputihan normal biasanya terjadi menjelang dan sesudah menstruasi, mendapatkan rangsangan seksual, mengalami stress berat, sedang hamil, atau mengalami kelelahan. Adapun cairan yang keluar berwarna jernih atau kekuningan dan tidak berbau.

Selain itu, keputihan jenis ini juga tidak disertai rasa gatal dan perubahan warna. Keputihan semacam ini merupakan sesuatu yang wajar, sehingga tidak diperlukan tindakan medis tertentu.

Keputihan Abnormal (Patologis)

Berbeda dengan keputihan normal, keputihan abnormal bisa dikategorikan sebagai penyakit. Keputihan jenis ini ditandai dengan keluarnya lendir dalam jumlah banyak. Selain itu, lendir tersebut berwarna putih atau kekuningan dan memiliki bau yang sangat menyengat.

Wanita yang mengalami keputihan abnormal juga merasakan gatal dan terkadang terasa nyeri. Bahkan, rasa nyeri tersebut sering kali dirasakan ketika berhubungan seksual. Daerah vagina yang terinfeksi pun mengalami bengkak. Akibatnya, hubungan seksual menjadi terganggu. Jika berkelanjutan, keputihan abnormal bisa saja menjadi penyebab retaknya rumah tangga.

This entry was posted in Artikel and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.